"Kalau benar ini yang di dalam, pun mengirim sms kepada saya. Saya hargai. Intinya 'Pak SBY jangan salah terima, kami tidak berarti ingin melakukan sesuatu tetapi listrik dan air penyebabnya. Tidak ada respon yang memadai, ada provokator memang'," kata SBY usai mendarat di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Sabtu (13/7/2013).
Soal LP Tanjung Gusta, lanjut SBY, dirinya justru tahu lebih dulu dari media massa dan sejumlah televisi internasional yang sudah meliputnya. SBY berharap informasi tersebut harusnya lebih cepat sampai kepada dirinya dari para jajaran menteri, bukan dari media.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai mendarat, SBY langsung menggelar rapat terbatas di komplek bandara guna membahas LP Tanjung Gusta dan harga daging sapi. Hadir dalam rapat tersebut Wakil Presiden Budiono, Menkum HAM Amir Syamsuddin, Menteri Pertanian Suswono, Menteri Perekonomian Hatta Rajasa, Kapolri Jenderal Timur Pradopo dan pejabat terkait lainnya.
(asp/gah)











































