Powell Desak Cina Soal Nuklir Korut & Masalah Taiwan

Powell Desak Cina Soal Nuklir Korut & Masalah Taiwan

- detikNews
Senin, 25 Okt 2004 16:52 WIB
Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Colin Powell mendesak pemerintah Cina untuk meyakinkan Korea Utara (Korut) agar kembali ke pembicaraan multilateral mengenai program nuklirnya. Powell juga meminta Beijing untuk menerima tawaran dialog dari Taiwan.Hal tersebut disampaikan Powell dalam pertemuannya dengan Menlu Cina Li Zhaoxing, sebagai bagian dari turnya ke tiga negara Asia -- Jepang, Cina dan Korea Selatan (Korsel). Demikian menurut pejabat-pejabat Departemen Luar Negeri AS seperti dilaporkan AFP, Senin (25/10/2004).Powell, yang mengawali kunjungannya ke Jepang pada Minggu (24/10/2004) kemarin, juga akan menemui Presiden Cina Hu Jintao dan Perdana Menteri Wen Jiabao hari ini. Selanjutnya ia akan bertolak ke Seoul, Korsel untuk menemui pejabat-pejabat Korsel pada Selasa (26/10/2004) besok.Pada semua pembicaraan itu, Powell berupaya membangun strategi bersama untuk membawa Korut kembali bergabung pada negosiasi enam negara guna menyelesaikan krisis nuklirnya. Sejauh ini Korut bersikeras menolak untuk mengikuti dialog nuklir lanjutan yang semula dijadwalkan pada September lalu. Korut menuntut agar Washington lebih dulu menghentikan apa yang disebutnya sebagai kebijakan yang bermusuhan terhadap negeri komunis itu.Pada lawatannya di Jepang, Powell membantah tudingan bahwa AS memiliki niat permusuhan terhadap Pyongyang. Ditegaskannya bahwa Washington dan Tokyo sama-sama merasakan pentingnya untuk meyakinkan Korut agar bersedia kembali berunding tanpa syarat."Lebih cepat Korut mengerti bahwa hanya ada satu cara untuk menyelesaikan masalah ini -- dan itu adalah lewat kerangka kerja enam pihak -- maka itu akan lebih baik," tandas Powell.Banyak pengamat menilai bahwa Korut sengaja menunggu hingga pemilihan presiden AS pada 2 November mendatang. Tujuannya, untuk mendapatkan kesepakatan yang lebih baik dengan AS jika Bush dikalahkan rivalnya, Senator John Kerry. (ita/)


Berita Terkait