Petugas gabungan, baik pria maupun wanita, membersihkan lingkungan sekitar LP dengan menggunakan cara manual, Jumat (12/7/2013) sekitar pukul 16.15 WIB. Beberapa di antaranya menggunakan sapu lidi, sekop, atau tangan kosong. Batu, kayu, atau tabung gas dipindahkan.
Sejumlah warga turut serta dalam kerja bakti dadakan itu. Tempat sampah dan karung disiapkan. Puing-puing sisa kebakaran dimasukkan, lalu ditempatkan di tepi gedung atau dibuang di lahan kosong sekitar LP.
Jendela ruangan yang sebelumnya hanya ditutup dengan seng seadanya, dibetulkan. Ditutup lebih rapat agar napi atau keluarga tidak bisa berinteraksi sembarangan. Di beberapa bagian, tembok ruangan menghitam. Catnya mengelupas.
Di bagian lain, beberapa pekerja tampak menurunkan asbes dari truk. Tidak diketahui, apakah barang itu dipasang sebagai atap atau penutup jendela atau pintu yang hancur berantakan karena terbakar.
Kerja bakti cukup sukses. Tak lebih dari 1 jam, tak ada lagi puing-puing berserakan di lantai. Meski demikian, sisa kerusuhan yang menewaskan 5 orang itu tak bisa disembunyikan.
(try/nrl)











































