Namun anehnya, cerita tersebut justru malah mengisahkan tentang seorang pria yang masuk ke sebuah warung remang-remang. Sang pria dikisahkan melakukan perbuatan mesumperempuan di dalam warung remang-remang.
Buku yang dijual bebas di sebuah toko di kawasan Kota Bogor tersebut merupakan buku yang diterbitkan oleh CV Graphia Buana. Buku tersebut, juga bukan merupakan buku yang termasuk dalam kurikulum pendidikan Kota Bogor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fetty sendiri mengakui kalau bacaan di halaman 56-60 dalam buku tersebut sangat tidak pantas untuk kalangan siswa SD. "Saya juga kaget membacanya. Kita sudah telusuri, dan katanya cerita dalam buku tersebut disadur dari sebuah blog dan terlewati oleh tim penyunting penerbit. Kami akan selidiki ini," tegasnya.
(ndr/mok)










































