Tembakan Kenai Kaki Orang, Wakapolsek T. Abang Diperiksa

Tembakan Kenai Kaki Orang, Wakapolsek T. Abang Diperiksa

- detikNews
Senin, 25 Okt 2004 11:00 WIB
Jakarta - Divisi Profesi dan Pengamanan Polda Metro Jaya sedang memeriksa Wakapolsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, AKP Paidi karena mengeluarkan tembakan peringatan yang mengenai Yazuardi, anggota Klub Sepeda Motor RX-King "King Club Djakarta".Korban terkena tembakan di kakinya saat sedang berkumpul di depan asrama polisi Polsek Metro Tanah Abang, Jl. KH Mas Mansyur, Karet Tengsin, Tanah Abang, Senin (25/10/2004) pukul 00.30 WIB.Mereka berkumpul untuk apa, menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Tjiptono, belum diketahui. "Apakah untuk menggelar aksi trek-trekan atau cuma kumpul-kumpul biasa," ujar Tjiptono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl. Sudirman, Jakarta, Senin (25/10/2004).Saat korban dan teman-temannya sedang berkumpul itu kemudian datang patroli dari Polsek Tanah Abang yang dipimpin AKP Paidi. Paidi kemudian menyuruh mereka bubar. Tapi kelompok itu menolak bubarPaidi memberikan tembakan peringatan. Tapi, entah bagaimana caranya, tembakkan yang diarahkan ke atas itu mengenai kaki Yazuardi. "Bagaimana tembakan peringatan yang diarahkan ke atas itu bisa mengenai kaki korban, itu sedang diselidiki," ujar Tjiptono.Yazuardi (33), warga Jatinegara, Jakarta Timur, kini dirawat di Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo. Korgan dibawa ke rumah sakit oleh Paidi.Mengenai sanksi terhadap Paidi, menurut Tjiptono, akan ditentukan oleh sidang etika dan profesi yang akan digelar dalam waktu dekat. "Kita lihat nanti. Nanti akan digelar sidang etika dan profesi. Di situ akan diambil langkah hukumnya."Lalu dilanjutkannya, "Berdasarkan keputusan sidang profesi, pimpinan Polda Metro akan menerima laporan dari Propam untuk mengambil langkah-langkah administrasi, apa bentuk sanksinya."Terkait kasus ini Divisi Propam Polda Metro Jaya telah mengamakan sepucuk senjata api laras pendek jenis Revolver Colt 38 berikut proyektil milik AKP Paidi. Propam juga sudah meminta keterangan dari teman korban, yakni Syaiful (25), Karna Satranah (26), dan Erfan Agus (27). (gtp/)


Berita Terkait