"Kejadian itu manusiawi, kita kan bisa saja kurang tidur, mengikuti rapat di dalam itu kan dingin. Kalau nggak kuat-kuat kita bisa keserang tidur. Makanya untuk menghindari itu kan kita ngobrol untuk menghilangkan kebosanan," kata Wakil Ketua FPD DPR, Sutan Bhatoegana, kepada detikcom, Rabu (10/7/2013).
Nah karena banyaknya anggota DPR yang tidak hadir, Rendy kemarin duduk sendirian. Kursi di samping kanan-kiri dan belakangnya kosong melompong. Alhasil tak ada anggota DPR yang membangunkannya kala tertidur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sutan, kadangkala paripurna DPR hanya mengesahkan UU saja. Jarang rapat paripurna DPR deadlock dan ditempuh pengambilan keputusan melalui voting. Suasana rapat juga mempengaruhi semangat anggota dewan mengikuti rapat paripurna.
"Tidak dipungkiri bahwa paripurna ada yang tinggal disetujui saja. Kecuali diperkirakan akan ada voting nah itu lain cerita," kisahnya.
Ketua Komisi VII DPR ini pun lebih menaruh respek kepada Rendy yang mengaku tertidur di paripurna karena kelelahan. Ketimbang anggota lain yang membolos rapat.
"Saya melihat itu manusiawi, dia tertidur karena capek. Yang bolos itu kriminal, makan gaji buta. Kalau kita yang laporkan dibilang jeruk makan jeruk, serba salah," tandasnya.
(van/try)











































