5 Pelajar Aniaya Teman hingga Tewas karena Tersinggung Isi SMS

5 Pelajar Aniaya Teman hingga Tewas karena Tersinggung Isi SMS

- detikNews
Selasa, 09 Jul 2013 18:29 WIB
5 Pelajar Aniaya Teman hingga Tewas karena Tersinggung Isi SMS
Ilustrasi/detikcom
Sleman - Seorang remaja putri ditemukan tewas dengan bersimbah darah. Pelakunya ternyata teman-temannya sendiri. Salah satu dari pelaku mengaku tersinggung dengan SMS korban.

Kapolres Sleman AKBP Hery Sutrisman menyatakan berhasil menangkap 5 orang. Tiga di antaranya, SS (15), DG (14), YS (17), sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan dua lainnya, AY (13) dan EP (13) masih sebagai saksi. EP adalah perempuan sekaligus pacar YS.

"Mereka pelajar SMP dan SMA," kata Hery di Mapolres Sleman, Selasa (9/7/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban, Nanda Amelia Setyiowati (15), ditemukan di teras sekolah TK Tunas Wisata, Ambarukmo, Caturtunggal, Depok, Sleman, Senin (8/7) kemarin. Ia tertelungkup dengan kepala bersimbah darah. Di pinggang dan beberapa bagian tubuh, ada luka tusukan senjata tajam.

Berdasarkan penyelidikan polisi, peristiwa sadis itu bermula dari SMS korban ke pacar YS. Korban menyatakan, YS hanya berlaku baik di depan pacar, tapi di belakang tidak. Korban adalah mantan pacar YS.

YS, SS, dan DG bertemu di rumah SS. Kemudian YS meminta pacarnya mengirim SMS ke korban agar menemui pelaku di sawah dekat sekolah TK. Di tempat itu, ada 5 pelaku. Setelah mengobrol, tiba-tiba YS melempar kepala korban dengan batu cor.

"Korban saat itu terjatuh dan sempat akan teriak. Kemudian DG menusuk korban dan korban jatuh pingsan. Kemudian korban dibawa ke dalam area Taman Kanak-kanak," jelas Hery.

Di area sekolah TK, penganiayaan berlanjut. Kepala korban dihantam pelaku dengan menggunakan batu cor. Setelah dipastikan meninggal, korban ditinggal. Jasadnya ditemukan seorang pekerja yang hendak mengecat sekolah tersebut.

(try/try)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini