"Nanti dibetulkan. Gitu saja sulit," ujar Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2013).
Jokowi menegaskan, dia tidak akan membiarkan kesalahan data tersebut. Dia pun beranggapan hal tersebut bisa segera diatasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga RW 03, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, mengembalikan Kartu Jakarta Sehat (KJS) gara-gara salah cetak. Sebanyak 2.300 warga RW tersebut yang didaftarkan menerima KJS, namun pihak puskesmas baru mendistribusikan 1.651 KJS.
"Dari 1.581 kartu hanya ada 16 KJS yang benar sesuai dengan data KK," ujar Ketua RW 03 Muchtar di kediamannya, Selasa (9/7/13).
Muchtar menjelaskan, hampir keseluruhan KJS yang telah diterima warga RW 03 dikembalikan karena ada kesalahan cetak.
"Hampir semua kesalahan cetak data meliputi NIK KTP, No KK, dan tanggal lahir," ujar Muchtar.
Penulisan NIK di KJS tidak sesuai dengan di KTP warga. Misalnya pada warga bernama Suryati yang bertempat tinggal di RT 011/RW 03, Cipinang Melayu. NIK KTP-nya 3175086612580001 namun di KJS ditulis 76178148839619081.
Alhasil kartu tersebut tidak dapat digunakan oleh warga. "Warga juga kecewa karena seharusnya sudah bisa digunakan jadi tertunda," katanya.
(jor/nal)











































