"Ya harus optimis ini kan sudah ditunda sampai Oktober, masih ada waktu karena Pilpres bulan Juli," kata anggota Dewan Pembina Gerindra Martin Hutabarat usai rapat Baleg di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/7/2013),
Menurutnya, keinginan Gerindra untuk merevisi besaran presidential treshold dari 20 persen sebetulnya bukan hanya karena ingin mencaprekan Prabowo, tapi karena partai lain yang besar pun belum tentu mencapai PT tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu yang saya tangkap. Kalau semata berpikir Prabowo, belum tentu ini yang terbaik karena akan koalisi juga," imbuh anggota komisi III itu.
Sebelumnya, rapat Baleg DPR sore ini telah mencapai keputusan untuk kembali menunda pembahasan RUU Pilpres hingga masa sidang berikutnya.
(iqb/van)










































