Tim tersebut beranggotakan 30 orang yang berasal dari personel Reskrim Polres Jakarta Barat. Tujuannya, memburu preman-preman yang suka membuat onar di wilayah Jakarta Barat.
"Mereka selalu dilakukan pelatihan baik pelatihan menembak dengan senjata api pendek maupun panjang secara Rutin dan pernah mendapatkan pelatihan CRT (Crisis response team) di Megamendung," ujar Kasat Reksrim Jakarta Barat, AKBP Hengki Haryadi kepada detikcom, Selasa (9/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka dalam aksinya sudah berhasil menangkap Hercules, kelompok Merah putih, Kelompok BPKB Banten, Rais Key dan yang terakhir tangan kanan Hercules, Edi Turangga," imbuhnya.
Hengki mengatakan, Tim ini dibentuk oleh Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Fadil Imron, guna menyikapi atau meminimalisir aksi premanisme yang menjadi pusat perhatian masyarakat dan perlu disikapi secara proaktif khususnya yang terjadi di wilayah hukum polres metro jakarta Barat.
(spt/gah)











































