Pengamatan hilal di wilayah Surakarta tahun ini dipusatkan di Observatorium Ponpes Modern Assalam, Pabelan, Sukoharjo. Pegamatan itu diikuti petugas Kantor Kemenag dari seluruh wilayah eks Karesidenan Surakarta, perwakilan pesantren dan juga masyarakat umum. Pengamatan itu merupakan salah satu dari 22 titik pengamatan yang dilakukan di seluruh Indonesia.
Dengan hasil pengamatan tim tidak melihat hilal. Pengasuh Observatorium Pondok Pesantren Modern Assalam, AR Sugeng Riyadi, menegaskan hasil tersebut akan langsung dilaporkan ke Kantor Kemenag di Jakarta untuk bahan pertimbangan sidang itsbat penentuan awal puasa yang dilakukan malam ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sugeng mengatakan sesuai penghitungan secara teoritis memang ketinggian hilal pada petang hari ini masih dibawah setengah derajat dan tidak akan bisa dilihat. Demikian pula ketinggian hilan di Solo belum tampak dengan mata walapun matahari belum terbenam, karena posisi hilal sudah menyentuh Gunung Merbabu.
(mbr/try)











































