Jakarta - Ketua KPK Abraham Samad menepis tudingan dari sejumlah politisi soal gelontoran dana untuk Indonesia Corruption Watch (ICW). Abraham menegaskan, bila ada tudingan seperti itu artinya fitnah.
"Nggak ada anggaran bentuk materi, fitnah saja itu kalau ada yang mengatakan memberi finansial," jelas Abraham di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/7/2013).
"Kita memberi program, edukasi," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa waktu lalu, sejumlah politisi terang-terangan menyebut soal aliran dana itu. Nilainya mencapai Rp 400 juta. Latar belakangnya karena nama politisi itu disebut dalam 36 daftar Caleg yang tak pro pemberantasan korupsi. ICW yang merilis daftar nama itu.
"Tapi semakin banyak difitnah, semakin banyak amalannya," tegas Abraham.
(trq/ndr)