"Cukup menggembirakan keadaanya, dari 265 hot spot, 4 Juli tinggal 2 hot spot, 5 Juli tidak ada hot spot dan 6 Juli 15 hot spot. Memang hasilnya naik turun," kata Menko Kesra Agung Laksono saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (8/7/2013).
Menurut Agung, hasil tersebut tak lain dari perjuangan tim penanggulangan kebakaran yang bekerja keras. Selain kerja keras tim, Agung juga menyebutkan keberhasilan itu dilakukan karena pemerintah menyewa hlikopter water bombing yang canggih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Water Bombing, helikopter besar yang bisa angkut 5.000 liter air. Bilamana diperlukan akan mencarter pesawat sedot khusus," katanya.
Terkait sewa helikopter Agung menyebut, 2 helikopter pemadam asal Rusia itu akan dikontrak sampai Oktober tahun ini.
(rvk/lh)











































