3 Respons Pejabat Pemprov DKI Perjuangkan Sekolah 'Kandang Kambing'

3 Respons Pejabat Pemprov DKI Perjuangkan Sekolah 'Kandang Kambing'

- detikNews
Senin, 08 Jul 2013 16:02 WIB
3 Respons Pejabat Pemprov DKI Perjuangkan Sekolah Kandang Kambing
dok detikcom
Jakarta - SMPN 289 di Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, sudah dibangun dengan bagus serta dilengkapi fasilitas. Sekolah miliaran rupiah ini tak bisa beroperasi karena akses jalannya dipasangi seng oleh Ketua RW setempat hingga kini hanya menjadi 'kandang kambing'. Bagaimana respons pejabat Pemprov DKI?

SMPN 289 yang masih gres tak bisa digunakan karena akses jalannya ditutup. Bangunan tiga lantai itu sudah jadi sejak tahun 2012. Namun kini di dalam gedung, hanya ada kambing yang sedang berkeliaran mencari makan.

Satu-satunya akses untuk masuk sekolah adalah melewati jalan gang pasar. Jalur ini biasa digunakan oleh kendaraan proyek saat pembangunan. Namun sejak bangunan jadi, ditutupi seng oleh Pak RW. Kini, ada seorang centeng yang selalu menjaganya. Tak ada orang yang berani masuk tanpa seizin pria tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini upaya dari pejabat Pemprov DKI:

1. Kadis Pendidikan DKI akan Lobi RW

dok detikcom
"Kita masih terus upayakan pembicaraan. Sampai saat ini belum ada titik temu," kata Kepala Dinas Pendidikan DKI, Taufik Yudi Mulyanto, saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (7/7/2013) malam.

Menurut Taufik, ada tuntutan dari sang ketua RW yang masih belum bisa dipenuhi pihak Pemprov DKI. Dialog sudah dilakukan sejak bangunan itu selesai, pada tahun 2012. Namun tetap tak ada titik temu. Alhasil, sekolah yang dibangun di atas lahan 6.000 meter itu pun mangkrak.

Meski gedung belum bisa dipakai, aktivitas belajar mengajar tetap berjalan. Angkatan pertama siswa SMP yang terdiri dari 192 siswa kini ditampung di SD 04 Sukapura.

"Sekolah itu padahal permintaan masyarakat. Makanya kami bangun. Tapi sekarang aksesnya belum bisa dilalui," terang Taufik.

Taufik mengaku sudah mengadu ke Jokowi dan Ahok soal masalah ini. Kedua pemimpin itu memerintahkan Taufik agar terus maju dan memperjuangkan nasib anak-anak yang bersekolah.

"Kami tidak mau mengambil risiko keselamatan guru dan staf nantinya. Namun sekarang, proses pendidikan tetap harus berjalan," imbuhnya.

2. Wagub DKI Ahok: Minta Rp 3 M, Mau Ngerampok?

dok detikcom
Wagub Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menolak permintaan pihak tertentu yang menurut kabar yang beredar, meminta Rp 3 miliar untuk membuka akses jalan menuju SMPN 289, Cilincing, Jakarta Utara, yang diblokirnya. Ahok akan segera mengurus sekolah yang sekarang menjadi tempat main kambing itu.

"Rp 3 miliar. Emangnya mau ngerampok apa?" kata Ahok saat dikonfirmasi soal syarat itu, di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2013).

Menurut Ahok, hingga kini pihaknya masih terus mempelajari kasus itu. Dia akan berusaha agar akses menuju sekolah baru berharga belasan miliar itu dibuka kembali.

"Ini masih kita urus. Kita ingin tahu dulu masalahnya gimana," terang Ahok yang mengenakan kemeja biru itu.

3. Gubernur DKI Jokowi: Tanah Bukan Punya RW!

dok detikcom
Jokowi menegaskan, tanah dan bangunan tiga lantai tersebut jelas milik Pemprov DKI Jakarta.

"Itu tanahnya jelas sudah milik kita, kemudian ada yang klaim, dan aksesnya ditutup," ujar Jokowi usai menjadi pembicara di gedung Fakultas Ekonomi UI Program Magister Manajemen, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2013).

Dia memastikan pihaknya akan menyambangi sekolah itu.

"Makanya, nanti kita akan cek. Mungkin Rabu besok," kata Jokowi.
Halaman 2 dari 4
(nwk/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini