Satu Lagi Pasien Suspect Antraks Dirawat di RS Cibinong
Minggu, 24 Okt 2004 14:33 WIB
Jakarta - Satu lagi pasien suspect Antraks dirujuk ke RSU Cibinong. Dengan demikian, saat ini, ada 7 orang pasien yang masih dirawat di RS itu. "Kemarin masih ada 6 pasien, tiga dewas dan tiga anak-anak. Dan baru saja, ada 1 lagi pasien suspect Antraks yang masuk," kata Direktur RSU Cibinong dr Julianti Julia, MA, RS saat dihubungi detikcom, Minggu (24/10/2004) pukul 14.20 WIB. Menurut Julianti, seorang pasien suspect Antraks itu masuk ke RSU Cibinong sekitar pukul 12.30 WIB. "Saya belum mendapat laporan mengenai identitasnya, termasuk juga anak-anak atau dewasa," kata Julianti. Sebelumnya, ada enam orang pasien yang sudah bisa dipastikan menginap penyakit antraks pencernaan. Mereka terdiri dari tiga dewasa dan tiga anak-anak. Pasien anak-anak yang dirawat adalah Deni B. Khairuddin, Dewi, dan Pupuh. Sedangkan tiga pasien lainnya bernama Linda, Apendi, dan Agus.Mereka adalah warga Desa Citaringgul RT 01/04, Kec. Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Sebelum terserang Antraks, mereka memakan daging kambing yang terkena Antraks. Beberapa hari lalu, enam orang warga meninggal dunia, karena tidak segera dibawa ke RS. Menurut Julianti, para pasien Antraks ini digratiskan dari biaya perawatan. Biaya perawatan ditanggung oleh negara, seperti disampaikan Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari sebelumnya. Para pasien Antraks ini dirawat di ruang Flamboyan dan Melati. "Tidak perlu ruang khusus isolasi untuk pasien Antraks. Karena penanganannya tidak terlalu sulit, asal segera dibawa ke RS," ungkapnya. Penyembuhan pasien Antraks juga hanya dilakukan dengan pemberian antibiotik standar saja. "Yang penting, penanganan harus cepat, jangan terlambat dibawa ke RS," kata dia.
(asy/)











































