Ratusan Umat Islam Yogya Serukan Dukung Palestina

Ratusan Umat Islam Yogya Serukan Dukung Palestina

- detikNews
Minggu, 24 Okt 2004 13:31 WIB
Yogyakarta - Sekitar 300 umat Islam di Yogyakarta menyerukan mendukung perjuangan bangsa Palestina melawan Israel. Seruan itu dilakukan pada acara yang bertajuk tablig akbar 'Ruh Kebangkitan Umat dan Bangsa' di boulevard kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, mulai pukul 09.30 - 11.30 WIB, Minggu (24/10/2004).Acara ini diikuti oleh sebagian besar para mahasiswa. Meski panas matahari siang itu cukup terik, mereka dengan antusias duduk di depan panggung mengikuti acara pengajian. Diiringi dengan gema takbir berkali-kali, peserta sambil mengepal dan mengangkat tangannya menyerukan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.Beberapa orang panitia mengedarkan kotak infaq dan kemudian membagi-bagikan poster berjudul Pekan Munashoroh Palestina. Poster ukuran 50 x 30 centimeter itu berisi gambar-gambar peristiwa peperangan di Palestina antara rakyat Palestina dengan Israel.Di salah satu sisi kiri poster terdapat tulisan "Boycot Israel." Di bagian bawah terpampang lengkap beberapa gambar produk makanan, minuman, garment, film/media massa dan produk teknologi yang harus diboikot. Beberapa produk itu, antara lain, minuman Coca Cola, Sprite, Fanta, coklat Kit Kat, CNN, Time, Disney, 20th Century Fox, Nestle, Intel, Sara Lee, Hugies, Johnson & Johnson, Carrefour, Giorgio Armani, Calvin Klein, Donna Karan, Champion, Danone, Marks & Spencer, Timberland, dan lain-lain. Namun di bagian bawah tulisan lain berbunyi, "Tidak semua produk Amerika kita boikot, kita hanya memboikot produk Amerika yang ikut ambil bagian mendukung Israel."Ustaz H. Rahmat Abdullah anggota DPR/MPR RI dari PKS, yang tampil sebagai pembicara utama tablig akbar itu, menyerukan agar umat Islam bersatu menggalang solidaritas mendukung perjuangan rakyat Palestina yang sudah berjuang selama hampir 56 tahun."Mulai sekarang ajaklah dan yakinkan satu persatu anggota keluarga kita, kerabat kita dan teman-teman sekolah kita untuk menggalang solidaritas dunia Islam," katanya. (asy/)


Berita Terkait