MUI Sayangkan Sweeping FPI

MUI Sayangkan Sweeping FPI

- detikNews
Minggu, 24 Okt 2004 13:19 WIB
Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan dan tidak setuju atas tindakan yang dilakukan kelompok yang menamakan diri Front Pembela Islam (FPI) dalam melakukan pengrusakan saat melakukan sweeping tempat hiburan malam. Seharusnya, dakwah lebih mengedepankan cara-cara yang ma'ruf. Tindakan pengrusakan terhadap hak milik orang lain atas dalih amar ma'ruf nahi munkar (menyuruh berbuat kebajikan dan melarang kemungkaran), tidak bisa dibenarkan. "Dalam pandangan MUI, amar ma'ruf nahi munkar perlu dengan cara-cara yang ma'ruf," kata Sekretaris Jenderal MUI Din Syamsudin kepada detikcom, Minggu (24/10/2004). Cara yang ma'ruf itu, lanjut Din, dengan mengedepankan pendekatan hikmah, nasihat yang baik. "Memang, kita prihatin dengan adanya kemunkaran di sekitar kita, tetapi, dakwah memerlukan kesabaran," kata Din. Tindakan kekerasan dalam berdakwah yang dilakukan FPI, lanjut Din, dapat merusak citra Islam. "Oleh karena itu, MUI meminta kepada pimpinan FPI agar dapat mengendalikan anggotanya," pinta Din. MUI juga mengimbau aparat kepolisian untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab terutama di dalam melaksanakan instruksi pemerintah daerah masing-masing dalam menjaga bulan Suci Ramadan. Sebelum masalah meluas menjadi pertikaian di masyarakat, MUI juga menyerukan kepada semua pihak untuk dapat mengendalikan diri, apalagi di bulan suci Ramadan. "Karena pengendalian diri adalah hakikat ibadah Ramadan," terang Din. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads