Survei LSI: 52 % Publik Nilai Elite Politik Tak Bisa Jadi Teladan

Survei LSI: 52 % Publik Nilai Elite Politik Tak Bisa Jadi Teladan

- detikNews
Minggu, 07 Jul 2013 15:43 WIB
Survei LSI: 52 % Publik Nilai Elite Politik Tak Bisa Jadi Teladan
Jakarta - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei yang menyatakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap moral elite politik telah menurun. Peneliti LSI Rully Akbar, mengatakan hal ini disebabkan karena elite politik tidak bisa lagi jadi teladan.

"Publik menilai tidak banyak elite atau politisi yang bisa dijadikan teladan bagi masyarakat," kata peneliti LSI, Rully Akbar, di gedung LSI, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (7/7/2013).

Tidak hanya itu, Rully menilai berdasarkan penelitian kualitatifnya semakin kuat persepsi publik terkait banyak politisi yang hipokrit. Artinya, elite politik tidak sejalan dengan ucapannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Publik juga melihat semakin lebarnya jarak antara klaim keyakinan dan ajaran agama dengan perilaku elite politik," papar Rully.

Tak banyak politisi yang jadi teladan ditunjukkan dengan 52,10 persen responden yang menjawab. Sementara itu yang beranggapan politisi masih bisa dijadikan teladan hanya 47,10 persen.

Lalu untuk elite politik yang cenderung hipokrit dinyatakan dengan 65,30 persen suara responden. Namun tidak berbeda jauh untuk komitmen elite politik terhadap klaim ajaran agama dan perilaku, hanya 36,5 persen yang menyatakan banyak politisi bertentangan dengan ajaran agama.

"Dan 37,5 persen menyatakan lebih banyak politisi yang bertindak sesuai ajaran agama," ujar Rully yang menganggap angka tersebut rendah.

Riset moralitas publik dilakukan pada tanggal 3-5 Juli 2013 dengan 1.200 responden dari 33 provinsi. Metode yang digunakan adalah quick poll dilengkapi dengan penelitian kualitatif, FGD, serta in depth interview.

Survei dengan margin of error 2,9 persen itu menyatakan 51,5 persen masyarakat tidak percaya komitmen elit politik untuk melakukan hal-hal yang baik dalam kebijakan dan perilaku.

Hanya 37,5 persen publik yang menyatakan mereka percaya dengan komitmen moralitas publik para elite politik.


(vid/fjp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini