Dengan menggunakan quick poll pada 3-5 Juli 2013, LSI menyebutkan 51,5 persen masyarakat sudah tidak percaya komitmen para elite politik untuk melakukan hal-hal yang baik dalam kebijakan dan perilaku.
"Hanya 37,5 persen publik yang menyatakan mereka percaya dengan komitmen moralitas publik para elite politik," kata peneliti LSI, Rully Akbar, di gedung LSI, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (7/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Responden laki-laki lebih tinggi tingkat keraguannya dibanding yang perempuan. Karena laki-laki cenderung lebih peduli dengan berita-berita politik," ujar Rully.
Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden dan margin error sekitar 2,9 persen. Survei dilakukan di 33 provinsi dan dilengkapi dengan penelitian kualitatif, metode analisis media, Focus Group Discussion (FGD), dan in depth interview.
"Para responden berasal dari kota dan desa, berpendidikan tinggi dan rendah, berstatus ekonomi tinggi dan rendah, laki-laki dan perempuan. Jadi semua segmen masyarakat Indonesian," ucap Rully.
(vid/bal)










































