"Saya dari Jawa, dari Tegal. KTP Tegal. Saya sudah dagang di sini dari tahun 1993. Saya pindah ke Jakarta dari 1979," terang penjual sate padang depan UI Salemba, Tahman (45) yang ditemui di Salemba, Jakpus, Jumat (5/7/2013).
Kebijakan Ahok untuk membuat Jakarta bersih dan nyaman didukung Tahman. Tapi dia berharap, pedagang kaki lima tak menjadi korban. Tahman mesti membiayai anak dan istrinya di kampung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya, dia berharap Pemprov DKI mau mengatur pedagang ini. Mereka ditempatkan di lokasi-lokasi tertentu, tapi yang ramai dan strategis.
"Karena kerjaan saya, hidup saya sudah di Jakarta semua. Atau dikasih misalnya ongkos nih sama pak Ahok, misalnya Rp 100 juta nih balik sana ke kampung, saya mau-mau aja. Jangan sampai digusur saja tapi nggak ada solusinya kayak zaman Pak Fauzi Bowo. Ya pak Jokowi saya rasa lebih memikirkan rakyat. Bisa dicari solusinya biar kita pedagang kecil enak juga," tutupnya.
(ndr/gah)











































