"Terakhir saya dapat info, setelah pertemuan dengan RSKO kemarin (4/7), sudah stabil, masih perlu istirahat dan kita masih belum bisa bertemu," kata kuasa hukum Novi, Randy Anggara, saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (5/7/2013).
Randy mengatakan, beberapa waktu yang lalu, kliennya sempat mengeluh demam. Selanjutnya langsung dibawa ke RSKO untuk menjalani pemeriksaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Randy juga mempertanyakan pernyataan Badan Narkotika Nasional yang menyatakan Novi positif menggunakan sabu. Menurutnya hal tersebut kontradiktif dengan pernyataan BNN sebelumnya.
"Pernyataan itu patut dipertanyakan, sebelumnya BNN mengatakan tidak bisa mengambil sampel darah dan urine, karena Novi terus meronta, lalu disarankan ke RSKO saja. Lalu kenapa BNN bisa bilang bahwa dia positif sabu," ungkapnya.
Pada awal pekan lalu Novi kembali berulah. Dia tiba-tiba mengamuk dan hendak bugil. Seorang pengojek membawanya dari rumah kos di Kuningan ke Polres Jaksel. Novi kemudian diperiksa dan dirawat di RSKO.
(rna/ndr)










































