Ombak Tinggi, Ratusan Wisatawan Tertahan 3 Hari di Karimunjawa

Ombak Tinggi, Ratusan Wisatawan Tertahan 3 Hari di Karimunjawa

- detikNews
Jumat, 05 Jul 2013 07:00 WIB
Jakarta - Sudah tiga hari ratusan wisatawan tertahan di Pulau Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah. Mereka tak bisa menyeberang karena ombak tinggi.

David, pengunjung yang ikut tertahan di Karimunjawa menyebut aktivitas kapal berhenti sejak Selasa, 2 Juli. "Kapal tidak boleh berangkat karena ombak tinggi 2-2,5 meter. Dari hari Selasa (2/7) tidak ada kapal," kata David saat dihubungi, Jumat (5/7/2013).

Alhasil ratusan orang yang harusnya sudah kembali ke Jepara, terkatung-katung karena belum ada kepastian kapan aktivitas pelayaran kembali dimulai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada ratusan orang menumpuk termasuk wisatawan lokal dan asing," ujarnya.

Berhentinya aktivitas pelayaran mengkhawatirkan karena stok bahan makanan dan BBM menipis. Hotel tempat David menginap sudah memberitahukan tamu mengenai menu makanan yang terpaksa diganti.

"Pelayanan hotel terganggu, menu makanan katering jadi sederhana," tutur David.

Berhentinya aktivitas pelayaran Karimunjawa-Jepara dibenarkan Agung, Manajer Operasional Nirwana Laut Private Island Resort. "Sejak Selasa (2/7) memang berhenti karena ombak tinggi," katanya dihubungi terpisah.

Meski begitu, stok makanan tetap tersedia karena resortnya sudah menyiapkan persediaan. "Tapi kalau di home stay saya tidak tahu persis. Informasinya stok menipis," ujarnya.

(fdn/fiq)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini