"Ini memang sedang dilakukan speed up," ujar juru bicara KPK, Johan Budi di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (4/7/2013).
KPK memang menduga mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu menerima hadiah dari beberapa proyek terkait pembangunan wisma atlet Hambalang. Beberapa saksi yang berasal dari berbagai instansi terus diperiksa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyidik KPK memang terus memeriksa saksi-saksi dari beberapa instansi untuk memvalidasi dugaan penerimaan yang disangkakan pada Anas. Minggu ini KPK memeriksa mulai dari beberapa politikus Partai Demokrat, Karyawan beberapa hotel, karyawan PT Adhi Karya, hingga petugas Satlantas Polres Jakarta Barat.
(rvk/rvk)











































