"Itu di awal 2006. Wajahnya mirip dengan Harry Tanoe yang pernah muncul di TV," kata Wahyudi dalam kesaksiannya di PN Tipikor Jakarta, Kamis (4/7/2013).
Karena saking penasarannya, Wahyudi sempat berbisik kepada rekan kerjanya, Santi. Sang rekan adalah sekretaris Ratna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hakim I Made Hendra lantas mencecar lebih jauh mengenai sosok tamu tersebut. Hakim lantas mengkonfirmasikan keterangan Wahyudi dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Di dalam dokumen itu disebutkan, orang yang menemui Ratna Dewi Umar tersebut adalah Bambang Rudijanto Tanoesudibjo, saudara kandung dari Harry Tanoe.
"Apakah yang Anda maksud mirip dengan pemilik RCTI itu adalah Rudi Tanoesudibjo?" Tanya hakim Mahendra.
"Saya tidak tahu yang mulia. Saya cuma tahunya pemilik RCTI adalah Harry Tanoe," jawab Wahyudi.
"Lalu mengapa Anda di sini (BAP) menyebut Anda mengetahui itu Rudi Tanoesudibjo" tanya hakim Mahendra lagi.
"Saya tahunya beberapa saat sebelum diperiksa KPK. Saya bertanya-tanya dengan pegawai lain dan katanya orang itu bernama Rudi Tanoesudibjo," kata Wahyudi.
Rudi Tanoe adalah pemilik PT Prasasti Mitra yang menjadi rekanan Kemenkes dalam proyek Alkes di tahun 2006. Rudi pernah dihadirkan sebagai saksi di persidangan, dan mengaku tak tahu menahu mengenai proyek tersebut.
(fjr/lh)











































