Menurut rilis PMI, Kamis (4/7/2013), dua dokter bedah tulang tersebut juga dikirim bersama tambahan perawat, dokter umum dan ahli sanitasi. Termasuk tambahan obat-obatan untuk para pengungsi.
“Tim medis akan membuka mobile clinic. Sementara para dokter spesialisasi akan ditempatkan di rumah sakit. Sementara spesialisasi air dan sanitasi akan melakukan asesmen terlebih dulu untuk mengetahui kebutuhan air dan sanitasi di Bener Meriah dan Takengon,” jelas Kepala Sub Divisi Penanggulangan Bencana Markas Pusat PMI, Tia Kurniawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai hari ini, para relawan PMI Kabupaten Bener Meriah dan PMI Kabupaten Aceh bersama dengan BNPB, BNPA TNI dan Polri masih melakukan proses evakuasi korban gempa yang diperkirakan tertimbun reruntuhan bangunan.
(lh/lh)










































