Fenomena Menteri Baru, Dari Hilang Sepatu Hingga Jalan Kaki

Fenomena Menteri Baru, Dari Hilang Sepatu Hingga Jalan Kaki

- detikNews
Sabtu, 23 Okt 2004 01:06 WIB
Jakarta - Banyak hal menarik terjadi pada para menteri Kabinet Indonesia Bersatu di awal-awal bekerja. Ada yang belum terbiasa menjadi menteri, kikuk, ada yang pertama kali masuk kompleks Istana Kepresidenan dan lain-lain. Bahkan ada juga yang kehilangan sepatu, karena lupa punya ajudan.Seperti yang terjadi hari Jumat (22/10/2004), hari kedua para menteri bertugas. Anggota kabinet yang sebagian besar muka-muka baru ini diagendakan mengikuti Sidang Kabinet lengkap pertama, dengan agenda mendengarkan visi misi pemerintahan SBY-Kalla.Mereka datang sejak pukul 08.30 WIB meski dalam jadwal baru akan dimulai pukul 09.30 WIB. Ternyata, banyak anggota kabinet ini yang belum tahu tempat sidang kabinet, sehingga masih banyak yang tanya-tanya ke petugas."Karena saya gak tahu tempatnya, maka saya datangnya pagi. Apalagi ini rapat pertama, saya gak mau terlambat," kelakar salah seorang menteri yang selama ini dikenal sebagi tokoh pemuda.Anehnya, hanya sedikit yang menggunakan mobil Volvo yang selama ini digunakan para menteri. Mereka tampaknya lebih senang menggunakan mobil sendiri. Hanya plat nomornya saja yang diambil dari mobil Volvo menteri, yakni dua angka dibelakang B, dan tanpa huruf dibelakangnya.Tak heran jika di depan Istana Negara Jl. Medan Merdeka Utara, berjejer mobil mewah beraneka macam. Dari Kijang Innova, Toyota Camry, Nissan Serena, Toyota Alphard, Mercedez Benz, BMW dan lain-lain.Usai sidang kabinet, sebagian besar menteri tak mau memberikan komentar saat dicegat wartawan. Tampaknya mereka kompak, satu suara, hasil-hasil sidang kebinet dijelaskan dalam konperensi pers saja. "Maaf, Jumatan dulu. Nanti habis Sholat Jumat saja," kata kapolri saat dicegat wartawan.Sholat Jumat di Masjid Baiturrahim yang berada di kompleks Istana ini penuh sesak. Apalagi, presiden, wapres dan hampir semua menteri sholat di masjid ini. Usai sholat, Presiden dielu-elukan oleh para jamaah. Dibutuhkan waktu lebih dari 30 menit agar SBY dan Kalla bebas dari kerumunan yang antri ingin menyalaminya.Kejadian unik, ketika Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Syaifullah Yusuf akan meninggalkan masjid. Ia sempat celingukan karena sepatunya tidak ada di tempat. "Mana sepatu saya. Kok hilang," katanya.Melihat Ipul cemas kehilangan sepatu, seorang wartawan mendekatinya, sambil berkata, "Mas dibawa ajudan", kata wartawan tersebut. "Oh iya ada ajudan ya. Saya gak ingat punya ajudan," katanya berkelakar. Wajar saja, Ipul selama ini dikenal luas sebagai pribadi yang tidak formalistik.Sore hari ketika para menteri kembali diundang ke Istana menghadiri acara pembekalan dan buka puasa bersama, banyak menteri yang terjebak macet. Undangan pukul 17.00 WIB, tapi banyak yang terlambat. Mungkin karena sudah pukul 17.30 WIB, terlambat 30 menit, beberapa menteri terpaksa berjalan kaki.Menko Perekonomian Aburizal Bakrie, Menteri Perhubungan Hatta Radjasa, Meteri Tenaga Kerja Fahmi Idris berjalan kaki dari perempatan jalan Veteran sampai Istana. Tak heran membuat banyak pengendara mobil tersenyum melihat para menteri berjalan kaki di tengah kemacetan tersebut. (fab/)


Berita Terkait