Pasca Pembakaran Mapolsek Rupit Sumsel, 200 Anggota TNI Jaga Warga

Pasca Pembakaran Mapolsek Rupit Sumsel, 200 Anggota TNI Jaga Warga

- detikNews
Rabu, 03 Jul 2013 18:46 WIB
Palembang - Desa Karanganyar, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, dijaga ratusan anggota TNI. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi susulan pasca pembakaran Mapolsek Rupit oleh massa.

"Kita tempatkan 200 personel TNI di sana (Desa Karanganyar) untuk berjaga-jaga. Kita berharap warga tetap bisa menjaga kondisi tetap kondusif," kata Komandan Kodim 0406 Musirawas Letkol Czi Widyo Hartanto kepada wartawan, Rabu (3/7/2013).

Dikabarkan, warga belum dapat menerima kehadiran aparat polisi, sehingga anggota TNI yang harus mengamankan desa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi brutal warga terjadi lantaran tidak terima seorang warga yang merupakan tersangka pencurian dengan kekerasan, Herlika, tewas. Keluarga tersangka dan massa membakar kantor sementara Mapolsek Rupit dan Polsek Rawasulu, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, Selasa (2/7) kemarin.

Selain itu, massa juga memblokir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di antara Kabupaten Lubuklinggau dan perbatasan Provinsi Jambi. Akibatnya arus lalu lintas Jalan Lintas Sumatera terganggu. Namun kini semua sudah kembali normal.

(tw/try)


Berita Terkait