Pedagang Stasiun Gondangdia Diusir PT KAI, Jokowi 'Pusing' Nampung

Hari ke-262 Jokowi

Pedagang Stasiun Gondangdia Diusir PT KAI, Jokowi 'Pusing' Nampung

- detikNews
Rabu, 03 Jul 2013 17:37 WIB
Pedagang Stasiun Gondangdia Diusir PT KAI, Jokowi Pusing Nampung
Jakarta - Penggusuran pedagang di Stasiun Gondangdia oleh PT KAI berdampak pada Jokowi. Gubernur Jakarta itu harus memikirkan tempat penampungan bagi pedagang kaki lima.

"Kemarin (pedagang) yang di (Stasiun) Duri saja belum selesai. (Pedagang dari) Pasar Minggu sebagian sudah masuk. Duri juga belum selesai. Ini ada lagi," kata Jokowi di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (3/7/2013).

Jokowi menilai penggusuran pedagang di Stasiun Gondangdia adalah kewenangan penuh PT KAI. "Enggak ada alternatif dan enggak ada koordinasi," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PT KAI melakukan penertiban kios pedagang di Stasiun Gondangdia, Jl Srikaya II, Jakarta Pusat, pagi tadi. Penertiban berlangsung kondusif, bahkan para pedagang sadar diri untuk membongkar kiosnya masing-masing.

Sebelum melakukan penertiban, PT KAI terlebih dahulu mengirim pemberitahuan kepada para pedagang yang menempati sekitar 67 kios pada 28 Juni 2013 lalu. Lalu mereka diberi tenggat waktu hingga 2 Juli untuk mengosongkan kios. Akhirnya pada hari ini, PT KAI melakukan eksekusi. Bagi yang belum sempat membongkar, PT KAI memberikan kesempatan untuk mengosongkan hari ini. Penertiban ini dilakukan PT KAI agar stasiun-stasiun tampil cantik.

Sedangkan Jokowi bermaksud membangun kantong-kantong PKL sehingga mereka tidak berjualan di pinggir jalan yang memicu kemacetan.

(rvk/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads