Modus alamat palsu ini biasanya digunakan oleh bandar narkoba dari luar negeri. Demikian wanti Kapolres Bandara Soetta, AKBP CH Pattoppoi di sela pemusnahan barang bukti narkoba sitaan di Garbage Plant Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta, Rabu (3/7/2013).
"Modusnya cargo dikirim ke alamat tertentu, tapi si pemilik alamat tidak pernah memesan barang apa-apa," ujar Pattopoi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia mengaku barang itu harusnya dikirim kepadanya," sambungnya.
Kasus terakhir yang terungkap dengan bermodus demikian ada di Matraman, Jakarta Timur. Si pemilik rumah yang mendapat kiriman paket, langsung melaporkan kepada Ketua RT setempat yang kemudian dilanjutkan ke kepolisian.
"Setelah dibuka, ternyata isinya narkoba. Jadi kalau tidak pernah merasa kirim barang jangan mau menerima kiriman seperti itu," kata Pattopoi.
(spt/lh)











































