"Temannya yang tidak pakai dipalak supaya mau beli," kata Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Benny J Mamoto, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (3/7/2013).
Karena di bawah tekanan, mahasiswa yang dipaksa itu akhirnya membeli 4 linting ganja dari rekan satu kampusnya. Saat perjalanan pulang dari kampus menuju rumah, apesnya mahasiswa tersebut terjaring operasi dengan barang bukti ganja yang dibelinya.
Akhirnya pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan tes urine terhadap mahasiswa tersebut.
"Hasil dari tes urine negatif, rekam medis pun demikian. Dari pengakuan yang bersangkutan akhirnya dia mengaku dipaksa membeli ganja oleh temannya," kata Benny.
Dari pengakuan mahasiwa itulah tim BNN melakukan operasi di kampus yang dimaksud dan mendapatkan mahasiswa yang mengedarkan ganja di sekitar kampusnya.
"Saat akan dijemput ini tidak mudah, terlepas tahu atau tidaknya petugas keamanan, aparat sulit untuk memasuki kampus tersebut," ujar Benny.
(ahy/ndr)











































