Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah, Subhan mengatakan, saat ini timsar yang dibantu TNI dan Polri masih berupaya untuk melakukan evakuasi korban. Minimnya peralatan berat meghambat proses evakuasi.
"Evakuasi terkendala karena kekurangan alat berat, padahal masih ada sejumlah desa hingga kini yang masih terisolir," ujar Subhan kepada detikcom, Selasa (2/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini warga membutuhkan makanan, obat-obatan dan selimut. Mereka semuanya ketakutan dan menangis, tidak berani masuk rumah. Hingga kini sudah sekitar 15 kali gempa susulan terasa," jelas Subhan.
Sementara itu, bangunan RSUD Datu Beru, Aceh Tengah mengalami rusak akibat gempa tersebut. Akibatnya banyak pasien yang di rawat di lorong-lorong dan halaman rumah sakit. Bahkan kini rumah sakit tersebut tidak bisa lagi menampung pasien.
"Saat ini RSUD Datu Beru tidak dapat menampung lagi pasien karena sudah kepenuhan. Lantai dua rumah sakit tersebut roboh. Sejumlah pasien mengalami luka-luka," katanya.
(jor/dnu)











































