Ribut-ribut Logo PDIP
Jumat, 22 Okt 2004 16:17 WIB
Jakarta - Akhir-akhir ini di berbagai mailing list muncul berita heboh tentang logo PDIP, Moncong Putih. Diberitakan, logo kepala banteng gemuk dalam lingkaran itu hasil jiplakan dari logo sebuah perusahaan di Kanada. Namun, ternyata berita itu bohong, hanya isapan jempol belaka. E-mail pertama yang beredar di milis adalah sebuah kutipan berita dari harian berbahasa Inggris, Jakarta Post. Namun anehnya, berita dengan judul "PDIP DIGUGAT 662MOB" itu ditampilkan dalam bahasa Indonesia. Sesuatu yang tidak lazim untuk harian berbahasa Inggris. Potongan berita palsu itu sudah dibantah langsung oleh awak Jakarta Post. Dalam pernyataan yang juga beredar di milis-milis dijelaskan bahwa Jakarta Post tidak pernah memuat berita tersebut. Berita palsu itu antara lain menjelaskan, dalam pembahasan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia dengan produk peralatan olahraga "BodyBoarding 662MOB ", ternyata logo PDIP menjiplak karya otentik dari merek produk tersebut. Hal ini terungkap setelah perwakilan dari 662MOB mengajukan memo kepada yayasan konsumen Indonesia perihal tersebut.Juru bicara 662MOB Charles Ruppert mengatakan "Pihaknya akan mengajukan tuntutan hukum kepada PDIP apabila terdapat unsur kesengajaan dalam pembuatan logo tersebut". Apabila kita melihat secara rinci terdapat kesamaan antara Logo PDIP dengan 66MOB itu, namun sampai saat ini belum ada pernyataan dari DPP PDIP mengenai kasus ini. Demikian antara lain tulis berita palsu itu.Meski berita ini kurang masuk akal, namun dampaknya luar biasa. Banyak orang yang ingin mengetahui benar tidaknya berita ini. Bahkan, redaksi detikcom, sampai hari ini, Jumat (22/10/2004) terus menerima email dari para pembaca untuk memastikan hal ini. Demi kepuasan pembaca, detikcom telah menelusuri hal ini ke YLKI. Sularsi, pengurus YLKI bagian pengaduan, saat ditanya mengenai hal ini, mengaku tidak tahu. Dia pun meminta supaya menghubungi salah seorang pengurus YLKI lainnya. Sama saja, setelah dihubungi, dia juga tidak pernah mendengar pengaduan itu. Hasil penelusuran ini semakin membuktikan bahwa berita ini memang tidak benar. Dalam email tidak bertanggung jawab itu memang disebutkan bahwa masyarakat dapat melihat situs resmi 66MOB di www.662mob.com. Situs ini ditampilkan untuk meyakinkan para netters untuk mempercayai kabar ini. Setelah ditelusuri, memang benar logo pada perusahaan itu mirip sekali dengan logo banteng moncong putih milik PDIP. Tapi, belum diketahui apakah logo itu benar-benar milik perusahaan itu atau ada orang iseng yang sengaja merekayasa situs itu dengan menampilkan logo-logo itu. Namun, bila ditelusuri lebih lanjut, perusahaan itu rupanya baru berdiri jauh setelah PDIP mendeklarasikan logo barunya tahun 1999. Dari penelusuran lewat Whois lookup diketahui domain situs perusahaan itu baru didaftarkan pada 21 April 2003. Itu artinya empat tahun setelah logo PDIP dipublikasikan. Dalam about us juga diketahui bahwa perusahaan tersebut adalah baru. Mereka menyebut tahun 2004 sebagai tahun awal keberadaan. Kebohongan berita itu semakin lengkap buktinya. Ribut-ribut soal logo PDIP di mailing list itu juga akhirnya sampai membuat Triawan Munaf dari Adwork, selaku pembuat logo PDIP, perlu juga ikut nimbrung. Triawan memberikan tulisan panjang, mengisahkan bagaimana logo PDIP yang kini dikenal dengan 'Moncong Putih' itu dibuat pada awal tahun 1999 dan disetujui Megawati. Intinya, Triawan membantah pihaknya telah menjiplak logo 662MOB. "jelas-jelas sejarah mencatat bahwa logo PDI Perjuangan tersebut ASLI kami ciptakan di tahun 1999. Sekarang terserah mau percaya yang mana. Monggo," tulis Triawan di akhir tulisannya.
(asy/)











































