"Beliau pecinta binatang," kata Jokowi di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2013).
Jokowi menilai Hashim sangat mengerti sisi manajemen korporasi dalam pengelolaan Ragunan. "Seharusnya lebih baik. Kalau nombok-nombok nggak mikir Rp 1 miliar - Rp 2 miliar, nggak apa-apa. Hehehe," ujar Jokowi.
Sarjana Kehutanan UGM ini menegaskan tempat hiburan murah-meriah itu tidak akan diswastanisasi. "Tidak ada swasta," kata dia.
Hashim direkrut jadi pengawas Ragunan beberapa hari lalu oleh Jokowi dan Ahok. Dia mengaku ditawari posisi itu oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat membicarakan pelestarian binatang di Jakarta pada Desember 2012.
(aan/nrl)











































