Dephub: Infrastruktur Jalan Secara Umum dalam Keadaan Baik

Dephub: Infrastruktur Jalan Secara Umum dalam Keadaan Baik

- detikNews
Jumat, 22 Okt 2004 14:04 WIB
Jakarta - Departemen Perhubungan sudah meninjau kesiapan infrastruktur jalan untuk angkutan lebaran. Kesimpulannya, infrastruktur jalan secara umum dalam keadaan baik atau kualitasnya bagus untuk digunakan untuk angkutan lebaran.Demikian disampaikan Kepala Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Dirjen Perhubungan Darat Djoko Sulaksono kepada detikcom di ruang kerjanya di Dephub, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (22/10/2004) siang.Dijelaskan Djoko, yang telah disurvei tim dephub adalah ruas Jonggol sampai Bandung, Ciamis, Bumiayi, Prupuk, dan Tegal. Kemudian dari Tegal dilakukan penyisiran balik ke arah barat yaitu Brebes, Cirebon, Pantura, Cikampek, Jakarta. "Dari peninjauan kita dapat simpulkan secara umum infrastruktur jalan relatif baik. Artinya kualitas jalan sudah bagus dan terdapat beberapa yang baru seperti jalan fly over di Pamanukan, itu saya pikir akan mengatasi kemacetan di Pamanukan," jelasnya. Selain itu, ujar Djoko, juga ada jalan alternatif di Ruah Bener yang juga bisa mengurangi kemacetan. Di Bumiayu juga ada jalan alternatif yang sangat lebar sehingga mungkin menjadi jalur utama. "Kemudian di Plelen, kawasan Alas Roban, Pantura, ada jalan yang lingkar yang bisa mengatasi kemacetan di Alas Roban."Pada saat melakukan kunjungan tim dephub juga melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Perhubungan Jawa barat, dan berikutnya akhir minggu ini atau awal minggu depan dengan Dishub Jawa Timur dan Jawa Tengah. "Kita juga akan menyisir jalan darat ke arah Banten hingga Lampung," ujar Djoko.Titik Rawan MacetWalau infrastruktur jalan secara umum bagus tapi dephub juga tetap mengantisipasi kemungkinan terjadinya kemacetan, terutama di Pantura. Kawasan yang rawan macet, menurut Djoko, adalah pasar tradisional dan pasar tumpah.Pasar tradisional yang rawan menimbulkan macet adalah Pasar Sukra, Pantura; Pasar Patrol, Indramayu; Pasar Karangampel; Pasar Minggu di Palimanan; dan Pasar Tegal Gubuk di Cirebon. Sedang pasar tumpah ada di Pasar Gebang, Pantura; Pasar Bulak Kambah; dan Pasar Tanjung di Brebes"Pasar tradisional dan pasar tumpah rawan menimbulkan macet sebab berada di badan jalan, banyak angkot dan ojek yang parkir, banyak pedagang kaki lima, dan banyak penumpang angkuta umum naik turun," demikian Djoko Sulaksono. (gtp/)


Berita Terkait