Kaca Kokpit Pesawat Retak di Ternate, Ini Penjelasan Garuda

Kaca Kokpit Pesawat Retak di Ternate, Ini Penjelasan Garuda

- detikNews
Senin, 01 Jul 2013 17:53 WIB
Kaca Kokpit Pesawat Retak di Ternate, Ini Penjelasan Garuda
Jakarta - Pesawat Garuda Indonesia GA 649 yang sedianya terbang dari Ternate ke Jakarta mengalami kerusakan di bagian kaca kokpit. Ada keretakan yang dikhawatirkan menimbulkan gangguan keselamatan. Apa penyebabnya?

Vice President Corporate Communications Maskapai Garuda Indonesia, Pujobroto, mengatakan pesawat itu sebelumnya berangkat dari Jakarta dan tiba pukul 07.30 WIT di Ternate. Saat dilakukan pengecekan untuk diterbangkan kembali ke Jakarta, ternyata ada ada keretakan di bagian kaca kokpit.

"Ternyata diketahui pada kaca kokpit bagian kanan ada keretakan, hal tersebut besar kemungkinan terjadi akibat adanya benturan dengan awan keras atau awan padat (nimbus)," jelas Pujo dalam surat elektronik kepada detikcom, Senin (1/7/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena kondisi tersebut, maka Garuda Indonesia segera melakukan perbaikan. Menurut Pujo, bila dipaksakan, maka kaca yang retak dapat pecah.

"Sebagai langkah perbaikan, saat ini telah disiapkan kaca kokpit pengganti, yang dikirimkan atau diberangkatkan dengan penerbangan dari Jakarta menuju Ternate hari ini," terangnya.

Bagi para penumpang GA 649, sebagian diberangkatkan melalui penerbangan lainnya. Sementara penumpang lainnya diinapkan di hotel dengan tanggungan Garuda.

"Sementara proses perbaikan dilaksanakan, penumpang yang menginap di Ternate, selanjutnya akan diupayakan untuk berangkat dengan penerbangan lain dari Makassar," papar Pujo.

Informasi soal pembatalan ini sebelumnya disampaikan oleh salah seorang penumpang, Pandu Susilo. Dia mengatakan, seharusnya pesawat itu berangkat dari Bandara Sultan Baabullah pukul 07.35 WIT. Lalu, pada pukul 08.30 WIT muncullah pengumuman soal pembatalan penerbangan.

Pandu mendapat informasi, di bagian kaca kopilot pesawat ada yang pecah atau retak. "Tapi nggak tahu karena burung atau apa," terangnya.

(mad/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads