Menkes Diminta Ringankan Biaya Perawatan Ny Agian

Menkes Diminta Ringankan Biaya Perawatan Ny Agian

- detikNews
Jumat, 22 Okt 2004 12:50 WIB
Jakarta - Tak mampu membayar biaya perawatan, Panca Satrya Hasan Kusuma meminta Menteri Kesehatan Siti Fadila Supari memberikan keringanan biaya perawatan istrinya, Agian Isna Nauli di RSCM. Hasan juga menyerahkan permohonan penetapan Euthanasia.Hasan yang didampingi Direktur LBH Kesehatan Iskandar Sitorus menyerahkan surat permohonan penetapan Euthanasia (suntik mati) kepada Dirjen Pelayanan Medis Dr Sri Astuti di Departemen Kesehatan, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta (22/10/2002). Pasalnya, menteri kesehatan tidak ada ditempat."Saya sudah tidak mampu lagi menanggung cobaan ini, saya harap ibu menteri mau membantu saya karena saya sudah tidak kuat. Setiap hari, pihak RSCM terus mengusir. Istri saya sudah tidak mendapatkan pengobatan lagi karena kurangnya biaya," kata Hasan."Saya ingin istri saya mati dengan cara baik dan mendapat pelayanan yang terbaik," lanjutnya.Hasan telah mendaftarkan permohonan penetapan euthanasia (suntik mati) atas istrinya ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (22/10/2004) pukul 10.30 WIB. Sebelumnya, Hasan pernah mengajukan permohonan serupa ke DPRD Bogor pada 17 September lalu.Menanggapi hal ini, Dirjen Pelayanan Medis Dr Sri Astuti berjanji akan menyampaikan permohonan Hasan kepada menteri kesehatan. "Masalahnya bapak masyarakat Bogor untuk mengurus keringanan biaya di RSCM sulit, karena yang mendapat keringanan biaya di RSCM adalah masyarakat DKI Jakarta. Tetapi, kami berjanji akan membicarakan kepada ibu menteri," kata Sri."Mengenai penetapan Euthanasia, semua tergantung dari Pengadilan Negeri. Jika sudah ditetapkan maka Depkes akan menyetujui," imbuhnya.Agian Isna Nauli tak sadarkan diri setelah melahirkan melalui operasi caesar yang ditangani dr Gunawan Muhamad SpOg di RSI Bogor pada 20 Agustus lalu. Agian mengalami koma dan kerusakan otak permanen yang diduga akibat malpraktek. (aan/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads