Jakarta -
Jusuf Kalla ikut menanggapi kasus hilangnya 250 batang dinamit. Mantan Wapres RI yang kini menjabat sebagai Ketua PMI ini menilai, hilangnya bahan peledak sebanyak itu dalam perjalanan adalah akibat minimnya pengawalan.
"Barang yang begitu sensitif cuma dikawal satu atau dua orang, ya pasti kekurangan pengawasan," kata JK di HUT ke-67 Polri di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jabar, Senin (1/7/2013).
"Kemungkinan lalainya pasti tinggi sekali," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JI menyesalkan mengapa 5 truk yang bawa dinamit hanya dikawal oleh sedikit petugas. Selain itu, perjalanan juga dilakukan tengah malam.
"Cuma 2 orang padahal yang dikawal 5 truk, pasti itu susah," tuturnya.
(rvk/lh)