"Otomatis Polda di berbagai daerah yang ada even internasional harus bersiaga, karena hilangnya dinamit ini sangat dekat waktunya dengan APEC di Bali. Jadi harus disiagakan dan diwaspadai," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane kepada detikcom, Senin (1/7/2013).
Neta menambahkan bukanlah hal yang mustahil jika dugaan pelaku teroris benar, maka yang diincar adalah acara APEC di Bali. Acara tersebut bisa menjadi sasaran empuk.
"Bukan mustahil Bali itu sasaran empuk orang-orang yang disebut teroris, karena sasaran mereka kepentingan asing. Jangan sampai Bali jadi sasaran, Polda harus bekerja keras," ujar Neta berharap.
Sementara itu, Menurut Neta tanpa detonator ratusan bahan peledak tersebut masih bisa digunakan. Bukanlah hal yang sulit untuk memasang detonator lainnya ke bahan peledak tersebut.
"Saya kira polisi harus bekerja cepat, jadi diterjunkan Densus 88 mencari dinamit itu langkah tepat," tutup Neta.
(vid/mpr)











































