"Tidak ditemukan adanya luka ya. Sejauh ini dugaan kuat ya karena tidak bisa berenang. Tapi tetap nanti kita lakukan visum," kata Kapolsek Cakung Kompol Tri Yulianto kepada detikcom Minggu (30/6/2013).
Polisi juga masih menggali informasi lebih jauh mengenai penyebab Azhari bisa terperorok ke dalam empang. Kuat dugaan, Azhari yang tengah berlari tungang langgang tidak melihat kondisi di depannya dan terus menerobos kegelapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lokasi di sini kalau malam memang gelap. Dan ada sampah-sampah ini," kata Tri.
Azhari adalah warga Pulo Jahe, Jatinegara. Dia berada di dalam satu kelompok yang hendak bertikai di kampung Pengarengan, Jatinegara pagi tadi.
Peristiwa bermula ketika sekitar pukul 03.30 WIB, di Kampung Pengarengan, Jatinegara, muncul dua kelompok remaja tanggung yang hendak berkelahi. Kedua kelompok dari kampung Pulo Jahe dan Rawa Badung.
Ketika 'prosesi' tawuran hendak dilakukan, tiba-tiba saja niatan tersebut batal terjadi. "Jadi belum sempat tawuran. Mereka memang sudah mau tawuran, tapi dilihat warga dan diusir," kata Tri Yulianto.
Karena diusir warga dan dikejar, maka pemuda-pemuda dari dua kelompok tersebut berlarian secara terpisah-pisah, menyelamatkan diri masing-masing. Sial bagi Azhari, karena dia tidak melihat kondisi di depannya, dia terperosok ke dalam empang.
(/)










































