"Keduanya ditemukan di dasar jurang bukit Ambarita dalam kondisi patah tulang di kaki," ujar Hisar Turnip petugas Tim Rescue Basarnas Medan kepada detikcom.
Setelah ditemukan keduanya langsung dievakuasi tim SAR dengan menggunakan tandu. Namun evakuasi terkendala karena turun hujan. Jika cuaca cerah butuh waktu hampir lima jam untuk mengevakuasi mereka dari dasar jurang hingga ke desa Ambarita. Meski dalam keadaan patah tulang kondisi kesehatan keduanya relatif stabil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya tim sar terlebih dahulu menemukan Merlee (21) rekan kedua korban. Merlee perempuan asal Jerman ditemukan siang tadi dalam kondisi selamat.
Kedua warga Jerman dan pria asal Sumbar hilang sejak Jumat (28/6/2013) sore. Mereka awalnya mengunjungi bukit Amabarita untuk menikmati pemandangan Dabau Toba dari kawasan bukit. Sayangnya mereka terlambat pulang dan kemalaman, sehingga kehilangan penunjuk arah. Akibatnya pasangan suami isteri itu terjatuh ke jurang. Sementara Merlee meski tersesat berhasil ditemukan selamat.
(fjp/fjp)











































