Hal itu diungkapkan Rektor ITB Akhmaloka, kepada wartawan, Sabtu (29/6/2013).
"Kalau dari sisi materil memang tidak begitu besar. Di situ ada 10 komputer dan arsip hasil penelitian para dosen," katanya.
Selain kerugian materil, Akhmaloka juga menyebut banyaknya arsip dan data pribadi dosen yang ikut ludes terbakar.
"Semoga arsip-arsip penting atau data-data pribadi dosen ada di laptop masing-masing," ucap Akhmaloka.
Kebakaran Gedung TI ITB terjadi pada Jumat (28/6/2013) malam. Namun api telah padam pada Sabtu dinihari. Penyebabnya diduga karena korsleting listrik.
(avi/nwy)











































