"Ada semacam pemukulan untuk menimbulkan efek jera. tapi tidak menimbulkan sakit apalagi sampai meninggal," kata Humas Ditjen PAS, Akbar Hadi, saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (29/6/2013).
Akbar mengatakan, aksi petugas rutan tersebut termasuk aksi cepat tanggap karena napi berhasil ditangkap kembali 30 menit setelah kabur.
"Mungkin petugas sedikit emosi," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sedang diselidiki apakah ada unsur pidana atau tidak. Jika berdasarkan peraturan kepolisian terbukti bersalah, tentu kita dukung. Kita tidak membenarkan tindakan itu," ungkapnya.
Video kekerasan diduga dilakukan oknum Rutan IIB di Tanjung Redeb beredar luas di masyarakat setempat. Seorang tahanan kasus narkoba yang diketahui bernama Kunding dianiaya setelah mencoba kabur. Rekaman gambar itu diambil warga setempat pada Jumat (21/6/2013) siang lalu.
Kunding tertangkap di semak-semak kawasan Jl Mangga II, Tanjung Redeb. Dua orang petugas, salah seorang diantaranya mengenakan pakaian dinas, menghajar Kunding. Hingga korban kemudian diseret di pinggir jalan dengan mengikat leher korban dengan tali layaknya hewan, meski sudah terkapar tidak berdaya sambil berdarah-darah. Parahnya, aksi kekerasan oknum petugas itu juga disaksikan anak-anak dan warga sekitar.
(rna/ahy)











































