PT MNK 'Angkat Tangan' Soal Hilangnya 250 Dinamit

PT MNK 'Angkat Tangan' Soal Hilangnya 250 Dinamit

Mei Amelia R - detikNews
Sabtu, 29 Jun 2013 00:40 WIB
Jakarta - PT Multi Nitrotama Kimia (MNK) angkat tangan terkait hilangnya 250 dinamit yang dibeli oleh PT Batu Sarana Persada. MNK mengaku tidak terlibat dalam pengiriman bahan peledak tersebut.

Corporate Affair Manager PT MNK, Ronny Saefulloh mengatakan bahwa PT Batu Sarana Persada melakukan pembelian bahan peledak tersebut secara loco, di mana customer mengambil barang secara langsung dari gudang MNK.

"Dengan demikian pengiriman barang tidak dilakukan oleh MNK dan berada diluar kendali MNK," kata Ronny dalam keterangan persnya, Jumat (28/6/2013).

Ronny mengakui bahwa 250 dinamit yang hilang milik PT Batu Sarana Persada itu dibeli dari MNK. Ia juga menyatakan bahwa pihaknya telah mengikuti segala ketentuan dan prosedur dalam proses tersebut.

"Dalam melakukan penjualan ini MNK sudah mengikuti peraturan dan prosedur yang berlaku," kata Ronny.

Ia menyampaikan, pihaknya akan bersikap kooperatif terhadap aparat kepolisian guna menelusuri hilangnya 250 dinamit tersebut.

"Pihak kepolisian sudah menyelidiki hal ini, MNK ikut bekerjasama dan membantu sepenuhnya pihak kepolisian. MNK mendukung sepenuhnya segala upaya pihak kepolisian," kata dia.

Pihaknya juga menyerahkan segala proses hukum kepada aparat polisi. "Sekarang semua penyelidikan sudah berada di tangan pihak kepolisian," kata dia.

"Apabila ada update terkait mengenai isu ini, kami akan menginformasikannya kepada sahabat-sahabat media," tutupnya.

Seperti diketahui, 250 batang dinamit yang berbahan dasar amonium nitrat, hilang dalam perjalanan pendistribusian dari gudang MNK di Subang ke PT Batu Sarana Persada di Cigudeg, Bogor. Dinamit tersebut diangkut oleh 4 truk.

Pendistribusian dilakukan pada Rabu (26/6) pukul 14.00 WIB. Dalam perjalanan dari Subang ke Bogor, rangkaian truk tersebut diketahui sempat mampir ke Marunda, Jakarta Utara. Bahan peledak baru tiba di lokasi tambang pada Kamis (27/6) pukul 04.00 WIB. Dan hilangnya 250 dinamit ini baru diketahui 2 jam setelah itu.
Β 
Polisi masih menyelidiki kasus ini dan mencari siapa pelaku yang diduga melakukan pencurian terhadap ratusan dinamit tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk sopir truk yang saat itu mengangkut bahan peledak tersebut.

(mei/ahy)


Berita Terkait