ICW: Golkar Paling Banyak Caleg Tak Berkomitmen Berantas Korupsi

ICW: Golkar Paling Banyak Caleg Tak Berkomitmen Berantas Korupsi

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 28 Jun 2013 17:05 WIB
ICW: Golkar Paling Banyak Caleg Tak Berkomitmen Berantas Korupsi
Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut Partai Golkar sebagai partai yang paling diragukan komitmennya terhadap pemberantasan korupsi. Para caleg incumbent-nya masuk daftar nama politisi non pro pemberantasan korupsi.

"Jika diurutkan berdasarkan asal partai, Partai Golkar menempati urutan pertama dengan caleg yang diragukan komitmen pemberantasan korupsinya," kata peneliti ICW Donald Fariz di kantornya, Jl Kalibata Timur, Jakarta, Jumat (28/6/2013).

Berikut adalah urutan parpol dengan jumlah caleg incumbent yang dinilai ICW tidak pro pemberantasan korupsi. Prosentase di sini adalah hasil perbandingan dengan jumlah 36 caleg yang diragukan soal komitmennya dalam pemberantasan korupsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Partai Golkar dengan 10 calegnya (28%)
2. Partai Demokrat dengan 9 calegnya (25%)
3. PDIP dengan 5 calegnya (14%)
4. PKS dengan 4 calegnya (11%)
5. Partai Gerindra dengan 3 calegnya (8%)
6. PPP dengan 2 calegnya (5%)
7. Partai Hanura dengan 1 calengnya (3%)
8. PKB dengan 1 calegnya (3%)
9. PBB dengan 1 calegnya (3%)

Konyolnya, menurut ICW, caleg-caleg yang dinilai bermasalah tersebut justru mendapat nomor urut strategis dalam pencalegan. Ini disinyalir karena posisi tawar caleg bermasalah tersebut dinilai penting dalam kaitannya dengan jalannya roda kepartaian.

"Justru mereka-mereka ini nominator utama, karena ada di nomor urut 1. Ini menunjukkan bargaining politik yang bersangkutan terhadap partai," kata peneliti ICW Abdullah Dahlan.

Dari 36 nama yang disebutkan ICW, 26 di antaranya diberi nomor urut 1 oleh partainya untuk Pileg 2014. Ini menunjukkan rendahnya komitmen pemberantasan korupsi dari partai politik.

(dnu/van)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini