Bocah Gorok Teman, Polisi: Motifnya Perampasan HP, Bukan Main Bola

Bocah Gorok Teman, Polisi: Motifnya Perampasan HP, Bukan Main Bola

Baban Gandapurnama - detikNews
Jumat, 28 Jun 2013 16:48 WIB
Bandung -

Bocah lelaki R (12) mengakui menggorok dan membacok pelajar sekolah dasar (SD) berinisial H (10). Korban yang luka parah masih menjalani perawatan di rumah sakit. Awalnya, kejadian itu diduga lantaran korban menolak ajakan pelaku bermain sepak bola. Tapi hasil penyelidikan, ternyata pelaku mengakui merampas satu unit telepon genggam milik korban.

"Lantaran korban melawan, pelaku melukai korban dengan senjata tajam jenis golok," jelas Kasatreskrim Polsek Antapani AKP Adang M Nusa di Mapolsek Antapani, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Jumat (28/6/2013).

Adang pun merinci kronologi perkara ini berdasarkan keterangan pelaku dan sejumlah saksi. Peristiwa melibatkan dua bocah tersebut terjadi pada Kamis (27/6/2013), sekitar pukul 13.00 WIB. Lokasi kejadian di sebuah pemakaman di Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Kamis kemarin sekitar pukul 10.00 WIB, tersangka R bersama rekannya, A (20), asyik mengobrol di lokasi kuburan, kawasan Kartasari. Waktu itulah kedua orang tersebut melihat korban melintas bersama tiga rekannya sambil memegang telepon genggam. "Ternyata A menyuruh tersangka R untuk mencuri telepon genggam milik korban. Selanjutnya, tersangka R pulang ke rumahnya dan mengambil sebilah golok yang disimpan di dalam tas," tutur Adang.

R lalu pergi mencari korban. Pada pukul 13.00 WIB, di hari yang sama, korban dan dua temannya yakni MR dan RP, selesai bermain sepak bola di Lapangan Cikadut Atas. Sewaktu ketiganya hendak pulang menuju ke rumah, R turun dari mobil truk dan menghadang korban. R memaksa mengajak korban agar ikut ke tempat sepi. Dua rekan korban memilih menghindar.

"Di lokasi itu, tersangka langsung merampas satu unit telepon genggam merek Mixcon milik korban yang tersimpan di saku celana sebelah kanan. Sebelumnya korban sempat melawan dan mempertahankan telepon genggamnya. Namun tersangka mengeluarkan golok dari dalam tas, lalu melukai leher, dada, dan kepala korban," tutur Adang.

Pelaku menggondol telepon genggam korban dan kabur untuk menemui A. Seorang warga yang melintas di lokasi kejadian, terkejut melihat korban terluka parah. Warga itu bergegas melapor polisi dan selanjutnya membawa korban ke RS Hermina

Polisi bergerak cepat menyelidiki kasus tersebut. Polisi menangkap bocah R di rumah orang tuanya di kawasan Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Jumat (28/6/2013), sekitar pukul 05.00 WIB. Kepada polisi, R mengaku dalam kondisi sadar saat melukai korban.

(bbp/trw)


Berita Terkait