"Ya bisa jadi iya, bisa jadi tidak," kata Wakil Ketua Fraksi PDIP DPR, Tubagus Hasanuddin, sembari tersenyum kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/6/2013).
Tubagus mengatakan, seperti yang sering disampaikan oleh kader PDIP lainnya, capres PDIP akan ditentukan oleh Megawati. Hingga saat ini, Megawati belum menentukan pilihannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai survei Indonesia Research Center yang menyebut kader PDIP lebih mendukung pencapresan Jokowi ketimbang Megawati, Tubagus menepisnya. Menurut dia kader PDIP masih menunggu keputusan Megawati.
"Kalau itu tidak benar, belum tentu. Belum ada juga pembahasan resmi soal capres di DPP PDIP," tuturnya.
Setidaknya dalam dua survei yang hampir dirilis bersamaan oleh LIPI dan Indonesia Research Centre, Jokowi muncul sebagai capres paling potensial. Elektabilitas Jokowi di atas angin, menumbangkan capres kuat Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan selisih cukup telak.
Jokowi sendiri memahami hasil survei tersebut sebagai cerminan kehendak rakyat. Namun dia sendiri tak ingin dikompor-kompori soal pencapresan di 2014 sembari menunggu titah Mega.
(tor/van)











































