Ijazah Diurus Kemendikbud, Ayu Kuliah dan Terima Beasiswa Bidik Misi

Ijazah Diurus Kemendikbud, Ayu Kuliah dan Terima Beasiswa Bidik Misi

Rini Friastuti - detikNews
Jumat, 28 Jun 2013 15:24 WIB
Ijazah Diurus Kemendikbud, Ayu Kuliah dan Terima Beasiswa Bidik Misi
Jakarta - Shara Meilanda Ayu (17), Putri dari Sugiyanto (45) yang ijazahnya tertahan oleh sekolahnya saat ini boleh bernapas lega. Kemendikbud akan memberikan kesempatan baginya untuk melanjutkan pendidikannya di Politeknik Negeri Jakarta.

Selain berkesempatan kuliah, anak ke 2 dari 5 bersaudara ini juga akan diberikan beasiswa Bidik Misi sebesar Rp 600 ribu per bulan.

"Mbak Ayu ini diberikan beasiswa Bidik Misi (Beasiswa Pendidikan Mahasiswa Miskin). Program ini menjamin biaya kuliah jadi tanggungan kementerian dan anak dapat uang saku Rp 600 ribu per bulan," ujar Mendikbud M Nuh di ruangannya, Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (28/6/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mantan Rektor ITS ini juga mengkritisi bahwa apa yang diterima oleh Ayu, jangan sampai menimbulkan kecemburuan sosial. Karena Bidik Misi merupakan program Kemendikbud yang sudah berlangsung sejak lama.

"Program ini (Bidik Misi) sudah ada sejak 3 tahun lalu, tapi memang tidak populer," jelasnya.

Ayu mengucapkan banyak terima kasih kepada Nuh karena atas bantuan yang diberikan, sehingga ayahnya tidak perlu menjual ginjal demi menebus ijazahnya yang tertahan.

"Makasih Pak Menteri, dengan begini Bapak tidak perlu jual ginjal," ujar Ayu.

Selain itu, Nuh sendiri secara langsung akan menelpon Politeknik Jakarta, supaya mau menerima Ayu sebagai salah satu mahasiswanya.

Sebelumnya, Sugiyanto (45) nekat menjual ginjalnya di Bundaran Hotel Indonesia demi mendapatkan uang untuk menebus ijazah anaknya yang ditahan pihak sekolah. Total biaya yang harus ditebusnya mencapai Rp 70 juta karena sejak 2005, ada biaya administrasi yang dikenakan sebesar Rp 20 ribu per harinya.

(rii/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini