5 Kisah Tentang Munarman

5 Kisah Tentang Munarman

- detikNews
Jumat, 28 Jun 2013 14:51 WIB
5 Kisah Tentang Munarman
Jakarta -

Munarman Vs Blue Bird

Seorang sopir taksi Blue Bird Paniran menabrak mobil Grand Vitara Munarman pada 14 Agustus 2007 di kawasan Depok, 2 km dari rumah Munarman.

Kala itu posisi Munarman telah berhenti. Namun Paniran memaksakan sedannya meluncur di jalan sempit itu. Munarman lalu 'menyita' SIM, STNK serta kunci kontak Paniran.

Kasus ini berbuntut panjang, karena Paniran sempat melaporkan ke polisi. Munarman pun ditahan polisi.

Belakangan, Paniran mencabut laporannya dan kasus ini berakhir damai.

Monas

Pada tahun 2008 lalu, nama Munarman pernah muncul saat terjadi insiden penyerangan terhadap massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB) di Monas. Kala itu, Munarman tampil sebagai juru bicara yang meluruskan pemberitaan tentang FPI.

"Saya luruskan, yang mendatangi Monas adalah Komando Laskar Islam, yang terdiri dari ormas-ormas Islam," kata Munarman saat itu.

Nah, sempat terjadi kehebohan saat foto Munarman yang sedang mencekik seseorang beredar. Gambar itu sempat muncul di media dan AKK-BB.

Belakangan, ternyata yang dicekik Munarman bukanlah anggota AKK-BB. "Ini adalah fitnah. Saya dituduh mencekik seorang anggota AKKBB. Padahal itu adalah anak buah saya sendiri, supaya dia tidak anarkis," kata Munarman.

Pemukulan di Pamulang

Munarman pernah dikeroyok massa di kawasan Pamulang, Jaksel. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (25/11) sore.

Menurut polisi, kasus ini dipicu kesalahpahaman di jalan. Munarman merasa tidak diberi jalan oleh para pemotor, sehingga dia mengklakson.

Namun, para pemotor malah turun dan memukuli Munarman. Kaca mobil pecah, juga Munarman mengalami lebam.

Meski luka dan mobil rusak, Munarman tak melaporkan kasus ini ke polisi. Dia menganggapnya selesai.

Pihak FUI juga tidak akan memperpanjang dengan mencari para pemotor itu.

Ditolak Masuk Yordania

Munarman pernah ditolak masuk ke Yordania saat tergabung tergabung dalam rombongan Global March to Jerussalem pada akhir Maret 2012 lalu. Dia tak diterima saat tiba di bandara. Malam itu juga, dia langsung dipulangkan ke Indonesia

Total jumlah delegasi Indonesia di bawah koordinasi MER-C yang akan mengikuti GMJ berjumlah sekitar 79 orang. Mereka membawa gerakan gerakan penyadaran masyarakat dunia bahwa kota Jerusalem adalah kota untuk 3 agama: Islam, Kristen dan Yahudi serta milik pecinta Kemanusiaan dan Keadilan.

Delegasi Indonesia terdiri dari perwakilan sejumlah lembaga peduli Palestina seperti MER-C, VOP (Voice of Palestina), Aqsa Working Group (AWG), Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI), Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Forum Indonesia Muda (FIM), Front Pembela Islam (FPI), I Love Muhammad Network, Perwakilan Mahasiswa dan juga 3 orang jurnalis dari tvOne, Metro TV dan Harian Umum Republika.

Ketua Mer-C dr Joserizal Jurnalis mengecam penolakan ini. Padahal sebelumnya Munarman tak pernah ditolak masuk ke negera tersebut.

Siram Air ke Tamrin Tomagola

Insiden penyiraman ini terjadi sekitar pukul 07.45 WIB di Wisma Nusantara, Jakpus, Jumat (28/6/2013). Kala itu Munarman dan sosiolog Tamrin Amal Tomagola sedang diskusi membahas pelarangan sweeping tempat hiburan malam. Hadir juga Karopenmas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar live dari Mabes Polri.

Di hadapan Boy Rafli itulah insiden penyiraman terjadi. Berikut kutipan dialog mereka sesaat sebelum Munarman menyiramkan airnya:

"Sekarang beliau ini (Tamrin) melihat hilirnya. Ketika masyarakat seperti yang ini (menunjukkan print out berita) konteks kita ibu-ibu mengambil tindakan sendiri. Kalau dalam perspektif beliau ini tidak masuk," tutur Jubir FPI berbaju kemeja putih itu.

"Anda nggak tahu.. Hei dengar dulu anda nggak tahu apa yang saya maksud.." Tamrin menyela sambil menunjuk-nunjuk karena tersinggung dengan pernyataan Munarman.

"Diam anda diam..!" timpal Munarman yang berlanjut saling berebut lebih dulu bicara.

"Anda...." Byur!! Munarman mengambil air dari dalam gelas dan menyiramkannya ke wajah Tamrin.
Halaman 2 dari 6
(mad/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads