Ruminah yang mengenakan celana pendek dan kaos bergaris abu-abu, hanya bisa menangis histeris karena harta bendanya telah diambil dua orang tak dikenal tersebut.
"Mana kalung saya pak, ya Tuhan salah apa saya," katanya di hadapan petugas Polsek Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (27/6/2013) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Begitu turun ada dua orang datang, saya dibawa ke pinggir jembatan, mereka bilang setiap orang yang turun ke sini harus diperiksa," katanya.
Sebagai pembantu, Ruminah baru satu bulan mengenal kondisi Jakarta. Alhasil setiap permintaan dua orang yang mengaku sebagai satpol PP Gadungan tersebut diikuti dirinya.
"Mereka bilang anggota Satpol PP, terus saya mau dibawa ke kantor polisi kalau nggak mau diperiksa tasnya. Begitu diacak-acak tas mereka ambil semua dompet yang isinya Kalung emas, uang sama suratnya," kisah Ruminah dengan polos.
Usai menggasak kedua harta benda tersebut, para pelaku menghentikan angkot jurusan terminal Kampung Melayu untuk melanjutkan perjalanan ke Cikarang. Akibat musibah tersebut, Ruminah mengaku menderita kerugian Rp 2.600.000.
(edo/mad)











































