"Dari dulu kita katakan bukan tak berani hadirkan capres, tapi kami ini proporsional bahwa untuk mengusung capres itu beda dengan mengusung cagub atau atau cawalkot," kata Ketua DPP PKS Hidayat Nur Wahid saat berbincang, Jumat (28/6/2013).
Menurutnya, ada dua hal yang menjadi pertimbangan utama PKS untuk menentukan apakah akan mengusung capres atau tidak. Pertama adalah angka Pariliemantary Treshold dan Presidential Treshold (PT).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau partai sudah teriakkan si A sebagai capres, ternyata partai itu tidak lolos presidential treshold, apa nggak kasihan rakyat?," imbuh Hidayat.
Sementara terkait nama yang bisa diusung sebagai capres PKS, Hidayat mengatakan banyak kader PKS yang potensial. Tetapi lagi-lagi menunggu hasil Pileg dan angka presidential treshold.
"Karena itulah kami bekerja maksimal mendekati target 3 besar. Kalau itu tercapai, PKS tidak akan takut untuk mengusung capres maupun cawapres," tegas ketua Fraksi PKS itu.
(/rvk)










































